Thursday, May 24, 2007

My English

Dua minggu ini minggu yang sangat melelahkan rasanya. Sadar kalau telah begitu banyak energi terkuras ketika ngobrol-ngobrol santai sama Mama di rumah tadi malam. Padahal baru jam 8.30 an la, jam segitu yang biasanya kalo nggak lagi nemenin nizham main ya depan laptob baca-baca artikel yang dicopy atau sekedar lihat-lihat pekerjaan yang harus segera diselesaikan. Tapi malam itu, badan rasanya letiih sekali... Tersenyum aku merasakan kepenatan yang ternyata sudah sejadi-jadinya.

Kemarin tanggal 230507, akhirnya kesampaian juga interview mau jadi teacher di madania. Profesi yang enggak pernah mau aku jalanin sebagai rutinitas dan untuk bertahan hidup, tapi adalah sebuah bagian dari hidup seharusnya. Ibarat sedang melakukan perjalanan, wajar saja kita bertanya atau ditanya oleh orang lain yang mungkin berpapasan untuk menyapa atau sekedar menanyakan arah tujuannya... maka setiap orang hendaknya berbekal diri untuk berperan sebagai guru bagi orang lain. Semoga tidak terlalu muluk untuk seorang dinda.

Tes TOEFL pertama boleh bangga, ga terlalu malu-maluin lah berbekal kuliah English di UNJ selama dua tahun. 525, lumayan kan :p. Tapi pas interview... ee la da laa... ampyun! celaka 12, speaking ku kedodoran. Mau ketawa rasanya ngebayangin Ibu Kepala SMA Madania coba ngertiin apa yang aku omongin. Padahal pas lg nunggu giliran dipanggil, sempet juga tuh ngubrul2 dan share sm peserta lain "tenang aja... pikir baik-baik pertanyaannya, jawab selambat mungkin sampai kata-kata yang mau dipakai ditemukan" Ga tahunya pas giliran aku... GOD, speechless!! Ya Tuhan... hancurlah sudah harapan. He.. he...

Keluar ruangan, pamit sama interviewee lain... trus nangis2 di depan si Icoer (temen yg dah jadi guru duluan disana) karena gagal total. But, life is so beautiful, rite? Takdir adalah takdir, yang sudah terjadi terjadilah. Mungkin belum saatnya masuk kandang eh salah masuk perpustakaan hidup dan nemplok di dunia itu. Anw,meskipun aku dah persiapan belajar selama 2 hari + 1 hari untuk speaking... aku ingat kata-kata salah satu sepuh Penguasa Api dari cerita The Legend of Aang "kalau kau lemah, itu takdir namanya". So, for the next opportunity, i should be more prepared... :) cheers!!